Social Icons

Pages

Sabtu, 24 Agustus 2013

Faktor Penyebab Kanker


Sampai saat ini, penyebab kanker belum diketahui pasti. Ada banyak faktor penyebab yang dapat menimbulkan kanker pada binatang percobaan. Namun, hal ini belum sepenuhnya dapat dibuktikan pada manusia, walaupun patut mendapat perhatian. Gaya hidup modern dewasa ini juga dapat meningkatkan risiko per­tumbuhan kanker. Misalnya saja kebiasaan merokok, konsumsi minuman keras yang berlebihan, banyak makan makanan berlemak, dan berganti-ganti pasangan seksual.

Karsinogen secara umum dapat diartikan sebagai penyebab yang dapat me-rangsang pembentukan kanker.  Beberapa karsinogen yang diduga dapat me­ningkatkan risiko terjadinya kanker sebagai berikut.

(a)        Senyawa kimia (zat karsinogen)

Banyak senyawa kimia yang dapat mempengaruhi timbulnya kanker pada berbagai macam jaringan. Misalnya sisa-sisa dari industri batubara, ter (jelaga), zat pewama, zat pengawet, bahan tambahan pada makanan dan mi­numan, karbon tetraklorida (CC14, asbes, merkuri, arsen, kromium, benzene, kloramfenikol, fenilbutason, senyawa nitrosamin, aflatoksin B aflatoksin G , asap rokok, dan sitostatika (alkil).

Kanker kulit banyak ditemukan pada pekerja pabrik cat dan pekerja yang . membersihkan cerobong asap karena adanya kandungan senyawa hidrokarbon.

Kanker paru banyak ditemukan pada perokok dan perokok pasif karena menghirup kandungan nikotin (tar).

Keberadaan senyawa tersebut dalam tubuh dapat dicegah dengan menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi makanan yang diawetkan,termasuk makanan yang diasinkan, diasap, dan dipanggang, makanan yang disimpan terlalu lama karena dapat tercemar aflatoksin yaitu suatu zat beracun yang dihasilkan oleh jamur Aspergillus flavus, pemanis buatan seperti siklamat dan sakarin; dan jangan menggunakan minyak sayur yang dimasak terlalu panas karena teroksidasi dan terbentuknya radikal bebas yang memicu pembentukan kanker.

(b)        Faktor fisika

Faktor fisika yang terutama adalah radiasi seperti bom atom dan radioterapi agresif (radiasi sinar pengion). Kanker kulit dapat ditimbulkan akibat sinar ultraviolet yang berasal dari matahari. Kanker kulit dan leukemia dapat ditimbulkan oleh sinar radioaktif seperti sinar X dan sinar radiasi bom atom. Gesekan atau benturan pada salah satu bagian tubuh yang berulang dalam jangka waktu lama merupakan rangsangan yang dapat mengakibatkan terjadinya kanker pada bagian tubuh tersebut.  Hal ini disebabkan luka atau cedera pada tempat tersebut tidak sempat sembuh dengan sempuma.
(c)        Virus

Pada binatang percobaan, virus jelas dapat menyebabkan kanker. Pada manusia hal ini belum dapat dipastikan, tetapi beberapa jenis virus berhubungan erat dengan perubahan sel normal menjadi sel kanker. Jenis virus ini disebut virus penyebab kanker atau virus onkogenik. Terjadinya kanker hati (Hepatoma) meningkat tajam pada penderita hepati­tis kronis akibat virus hepatitis B dan C (VHB & VHC). Kanker serviks dihubungkan dengan terinfeksinya oleh human papilloma virus.
(d)       Hormon
Hormon adalah zat yang dihasilkan oleh kelenjar tubuh yang berfungsi mengatur kegiatan alat-alat tubuh. Diethyl stilbestrol, suatu hormon seks buatan yang umumnya digunakan untuk menggemukkan hewan ternak, terbukti sebagai penyebab timbulnya kanker rahim, payudara, dan alat reproduksi lainnya.

Pada beberapa penelitian diketahui bahwa pemberian hormon tertentu secara berlebihan dapat menimbulkan kanker pada organ tubuh yang dipengaruhinya, seperti payudara, rahim, indung telur, dan prostat. Pengaruh hormon sehingga dapat menyebabkan kanker belum diketahui dengan pasti.

SUMBER 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar